TVRINews, Tanjung Selor
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi saat ini, ancaman banjir kiriman serta potensi kebakaran akibat cuaca panas menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Denny Harianto, meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana banjir dan kebakaran.
"Kondisi cuaca di Kalimantan Utara saat ini cukup sulit diprediksi. Meski wilayah ini seharusnya mulai memasuki musim kemarau dengan cuaca yang cenderung panas, potensi banjir kiriman dari wilayah hulu Sungai Kayan maupun daerah sekitarnya masih dapat terjadi,” kata Denny, Sabtu, 23 Mei 2026.
Pemprov Kaltara juga memastikan telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menyiagakan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota terdampak terus dilakukan untuk memastikan kesiapan penanganan di lapangan.
Lebih lanjut, Denny juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mewaspadai ancaman banjir, tetapi juga potensi kebakaran yang kerap muncul saat musim panas atau kemarau. Warga diminta lebih berhati-hati serta memastikan keamanan lingkungan dan harta benda masing-masing.
Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat diimbau segera melaporkan kejadian kepada aparat terdekat maupun pemerintah daerah. Pelaporan yang cepat dinilai penting agar petugas dapat memberikan respons dan penanganan secara tepat dan cepat.










