TVRINews, Kalimantan Utara
Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, berlangsung meriah dengan sambutan hangat dari warga dan para pelajar. Kehadiran Komandan Korem 092/Maharajalila, Sjahroni, bersama jajaran organisasi perangkat daerah menjadi momen penting dalam peresmian infrastruktur tersebut.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pemanfaatan jembatan oleh masyarakat. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program karya bakti TNI Angkatan Darat melalui kolaborasi antara Kodim 0903 Bulungan dan Korem 092 Maharajalila.
Jembatan dengan panjang sekitar 90 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dibangun menggunakan konstruksi besi yang kokoh.
Meski pengerjaannya hanya memakan waktu sekitar 35 hari, jembatan ini mampu menopang beban hingga satu ton, sehingga cukup memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Sjahroni menekankan bahwa pembangunan jembatan ini tidak hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga simbol kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat.
“Jembatan ini menjadi simbol semangat gotong royong. Harapannya, kehadiran infrastruktur ini dapat mendorong kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0903 Bulungan menyampaikan bahwa jembatan ini memiliki peran strategis dalam memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam distribusi hasil perkebunan.
“Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah. Distribusi hasil perkebunan juga diharapkan lebih cepat, aman, dan lancar,” jelasnya.

Kepala Desa Sajau Hilir, Syahrir, turut mengapresiasi pembangunan jembatan yang dinilai cepat dan berkualitas. Ia menyebut kehadiran jembatan ini sangat membantu aktivitas sehari-hari warga.
“Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama dalam menunjang mobilitas dan distribusi hasil kebun. Kami sangat berterima kasih atas pembangunan ini,” ungkapnya.
Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat menjadi penggerak roda perekonomian desa sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bulungan.










