TVRINews, Kalimantan Utara
Provinsi Kalimantan Utara menjadi tuan rumah Persidangan JKK-Sosek Malindo atau Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia antara Kaltara dan Negeri Sabah, Malaysia. Forum yang digelar di Tarakan pada Kamis, 30 Juli 2026, ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama bilateral kedua wilayah perbatasan.
Pertemuan strategis tersebut dihadiri sejumlah delegasi, di antaranya Ketua Tim Penggerak JKK-Sosek Malindo Negeri Sabah Datuk Dr. Jamili Nais serta Konsul Republik Indonesia di Tawau. Turut hadir perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), dan jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Utara.
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan apresiasi atas kehadiran para delegasi dalam forum tersebut.
“Kesempatan menjadi tuan rumah merupakan bentuk komitmen bersama dalam mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kaltara dan Sabah,” kata Zainal, Kamis, 30 Juli 2026.
Hubungan Kaltara dan Sabah memiliki nilai strategis karena kedua wilayah memiliki kedekatan geografis, kesamaan budaya, serta hubungan sosial masyarakat yang telah berlangsung sejak lama.
Berbagai kegiatan, seperti perdagangan lintas batas, pendidikan, dan pertukaran sosial budaya, terus berkembang dan menjadikan kawasan perbatasan sebagai ruang kehidupan bersama. Melalui forum JKK-Sosek Malindo, kerja sama tersebut diharapkan semakin diperkuat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua wilayah.
Persidangan ini juga menjadi wadah untuk merumuskan rencana aksi yang lebih konkret dalam menghadapi tantangan kawasan perbatasan. Dengan kolaborasi yang semakin erat, Kaltara dan Sabah optimistis dapat mewujudkan kawasan perbatasan yang aman, maju, dan mandiri.









